Tips  

Banjir Bangkok Bikin Operasional Kacau, CEO Thai Airways Dicopot

Thai Airways
Thai Airways

BANGKOK – CEO Thai Airways, Chai Eamsiri, dicopot dari jabatannya setelah operasional maskapai terganggu akibat banjir besar yang melanda Bangkok.

Dewan direksi Thai Airways mengambil keputusan tersebut pada Jumat (2/10/2026). Chai mengatakan dirinya tidak mendapat penjelasan rinci mengenai alasan pencopotan tersebut.

“Mereka tidak memberikan alasan (atas pemecatan saya),” kata Chai kepada wartawan, Jumat.

“Mereka ingin melihat apakah ada celah… kesalahan dalam pekerjaan yang dilakukan,” lanjutnya.

Thai Airways kemudian menyatakan Chai diberhentikan sementara dari tugasnya sebagai CEO untuk menjalani penyelidikan fakta serta peninjauan terhadap prosedur manajemen krisis perusahaan. Chai tetap mempertahankan statusnya sebagai anggota dewan.

Gangguan operasional terjadi setelah banjir membuat sejumlah karyawan Thai Airways kesulitan mencapai tempat kerja. Dampaknya terasa di Bandara Suvarnabhumi, terutama pada jadwal penerbangan dan layanan penanganan bagasi.

Thai Airways terpaksa membatalkan sejumlah penerbangan dan menghentikan sementara operasional kargo. Penumpukan bagasi juga terjadi dalam jumlah besar hingga Angkatan Udara Thailand turut dikerahkan untuk membantu proses penanganannya.

Sebelumnya, Menteri Pariwisata Thailand Surasak Phancharoenworakul mengkritik penanganan krisis oleh Thai Airways. Ia meminta manajemen maskapai mengambil tindakan apabila tidak mampu mengatasi gangguan penerbangan dan layanan penumpang.

Surasak menilai persoalan tersebut tidak hanya berdampak kepada penumpang, tetapi juga berpotensi memengaruhi citra pariwisata Thailand.

Krisis operasional Thai Airways terjadi setelah hujan deras mengguyur Bangkok selama beberapa hari. Bangkok sempat menerima curah hujan sekitar 320 milimeter dalam tiga hari, hampir setara dengan curah hujan normal sepanjang September. Kondisi tersebut menyebabkan sejumlah wilayah ibu kota Thailand terendam.

Banjir juga berdampak terhadap aktivitas transportasi. Suvarnabhumi Airport mengalami gangguan layanan, sementara penumpukan bagasi dan keterbatasan tenaga kerja memperparah masalah operasional Thai Airways.

Dalam laporan kepada bursa saham Thailand, Thai Airways menyatakan penyelidikan akan mencakup penanganan krisis dan dampaknya terhadap operasional perusahaan. Untuk sementara, anggota dewan Sumrit Samniang ditunjuk sebagai pelaksana tugas CEO.

Keputusan terhadap Chai muncul di tengah upaya Thai Airways memulihkan layanan penerbangan dan menyelesaikan persoalan bagasi yang menumpuk akibat gangguan operasional selama banjir.

Dengan penyelidikan tersebut, perusahaan akan meninjau prosedur manajemen krisis serta mencari penyebab gangguan operasional yang terjadi selama bencana banjir di Bangkok.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *