Kalau kamu mikir keindahan alam Indonesia cuma ada di Bali, coba deh geser sedikit ke barat, tepatnya ke Banyuwangi. Dijuluki “The Sunrise of Java”, wisata di Banyuwangi menawarkan kombinasi lengkap antara gunung berapi eksotis, pantai-pantai tersembunyi, hutan yang bikin merinding saking magisnya, sampai savana luas yang mengingatkan kamu pada Afrika.
Nggak heran, popularitas Banyuwangi terus meningkat dari tahun ke tahun, bahkan banyak yang bilang liburan di sini rasanya nggak kalah seru dibanding ke Bali.
Yuk, kita bahas rekomendasi wisata di Banyuwangi yang wajib masuk daftar liburan kamu, mulai dari ikon utama sampai spot-spot viral yang lagi ramai dibicarakan.
1. Kawah Ijen
Nggak ada yang meragukan status Kawah Ijen sebagai ikon utama wisata Banyuwangi. Terletak di perbatasan Kabupaten Banyuwangi dan Bondowoso, gunung ini terkenal karena fenomena blue fire, api biru yang cuma ada dua di dunia.
Pendakian biasanya dimulai tengah malam agar kamu bisa menyaksikan langsung fenomena langka ini sebelum matahari terbit, ditambah pemandangan kawah sulfur berwarna hijau toska begitu tiba di puncak. Pengalaman mendaki di jalur berkabut tengah malam ini memang menantang, tapi sepadan banget sama momen eksklusif yang bakal kamu dapatkan.
2. Pantai Pulau Merah
Pantai Pulau Merah memukau lewat pemandangan pulau kecil di tengah laut yang berubah warna kemerahan saat matahari terbenam, dari situlah nama “Pulau Merah” berasal. Selain jadi spot sunset favorit, pantai ini juga populer di kalangan peselancar berkat ombaknya yang cukup stabil, cocok buat kamu yang pengin coba surfing sambil menikmati pemandangan pantai yang menawan.
3. De Djawatan

Kalau kamu penggemar suasana magis ala film fantasi, De Djawatan wajib dikunjungi. Hutan yang dipenuhi pepohonan trembesi raksasa dan berusia tua ini sering disebut sebagai “hutan Lord of the Rings versi Indonesia”, berkat kesan mistis dan fotogenik yang diciptakan akar-akar pohonnya yang menjulang. Nggak heran tempat ini jadi salah satu spot paling viral di media sosial, khususnya buat kamu yang hobi fotografi.
4. Teluk Hijau
Teluk Hijau menawarkan pemandangan laut berwarna hijau jernih dengan suasana yang masih sangat alami. Lokasinya cukup tersembunyi dan butuh sedikit usaha ekstra untuk sampai ke sana, tapi justru itulah yang bikin suasananya tetap tenang dan jauh dari keramaian berlebihan, cocok buat kamu yang mendambakan ketenangan selama liburan.
5. Pantai Plengkung (G-Land)
Buat kamu pencinta olahraga air ekstrem, Pantai Plengkung atau yang lebih dikenal dengan nama G-Land adalah surganya. Ombak di pantai ini terkenal di kalangan peselancar internasional, bahkan jadi salah satu spot surfing terbaik di dunia. Meski aksesnya sedikit menantang, pengalaman berselancar di sini jadi daya tarik utama yang mendatangkan wisatawan dari berbagai penjuru dunia.
6. Taman Nasional Baluran

Kalau kamu penasaran gimana rasanya “liburan ke Afrika” tanpa harus keluar negeri, Taman Nasional Baluran jawabannya. Kawasan konservasi ini dikenal dengan savana luasnya yang menyerupai lanskap Afrika, lengkap dengan berbagai satwa liar seperti rusa, banteng, sampai burung-burung eksotis yang bisa kamu amati langsung di habitat aslinya.
7. Bangsring Underwater
Buat kamu yang suka snorkeling atau diving, Bangsring Underwater menawarkan pengalaman menyelam dengan pemandangan terumbu karang dan biota laut yang masih terjaga. Tempat ini juga dikenal ramah di kantong, dengan harga tiket masuk mulai dari sekitar Rp5.000 saja, menjadikannya salah satu destinasi wisata bahari paling terjangkau di Banyuwangi.
8. Pantai Wedi Ireng
Destinasi tersembunyi ini menawarkan suasana alami yang menenangkan, dengan pasir pantai berwarna putih bercampur sentuhan kehitaman yang menciptakan kombinasi warna unik. Karena lokasinya yang cukup tersembunyi, pantai ini cocok buat kamu yang ingin liburan lebih personal dan jauh dari keramaian.
9. Bukit di Kawasan Kalipuro
Selain pantai dan gunung, Banyuwangi juga punya beberapa bukit yang menawarkan panorama Selat Bali dari ketinggian, salah satunya berlokasi di kawasan Kalipuro. Dari titik ini, kamu bisa menikmati hamparan perbukitan hijau dengan hutan pinus, pohon jati, sampai perkebunan kopi yang asri, menjadikannya spot favorit para pecinta alam.
10. Pulau Bedil
Destinasi yang belakangan makin populer ini menawarkan gugusan pulau kecil dengan air laut yang jernih, sampai sering dijuluki sebagai “mini Raja Ampat”. Akses menuju Pulau Bedil biasanya lewat paket open trip karena lokasinya cukup terpencil, tapi keindahan bawah lautnya sepadan banget dengan usaha untuk sampai ke sana.
11. Pantai Mustika
Salah satu destinasi yang mulai viral berkat keindahan alaminya yang masih sepi pengunjung. Ombaknya cukup besar, jadi lebih cocok buat kamu yang ingin menikmati suasana pantai yang tenang sambil mendengar deburan ombak, dibanding berenang santai.
Tren Wisata Banyuwangi yang Perlu Kamu Tahu
Selain destinasi alam, Banyuwangi belakangan juga makin dikenal lewat pengembangan wisata budaya dan berkelanjutan. Wisatawan kini nggak cuma diajak menonton, tapi juga terlibat langsung dalam berbagai aktivitas tradisional masyarakat lokal, mulai dari kesenian, kerajinan, sampai kuliner khas Banyuwangi.
Berbagai festival budaya dan seni tradisional juga terus berkembang jadi daya tarik utama, sehingga liburan ke Banyuwangi kini bisa jadi pengalaman yang lebih bermakna, bukan sekadar menikmati pemandangan semata.
Waktu Terbaik Berkunjung ke Banyuwangi
Waktu paling ideal untuk menjelajahi wisata di Banyuwangi adalah saat musim kemarau, sekitar bulan April hingga Oktober, karena cuaca cenderung cerah dan medan menuju destinasi-destinasi alam seperti Kawah Ijen atau Teluk Hijau jadi lebih mudah diakses. Kalau kamu ingin suasana yang lebih sepi dan personal, coba datang di luar musim liburan sekolah maupun libur panjang nasional.
Tips Berkunjung ke Wisata di Banyuwangi
Biar liburan kamu makin maksimal, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan:
- Siapkan stamina ekstra kalau berencana ke Kawah Ijen, mengingat pendakiannya cukup menantang dan dimulai tengah malam.
- Datang pagi hari untuk destinasi-destinasi viral, biar bisa menikmati suasana sebelum terlalu ramai pengunjung.
- Gunakan jasa open trip untuk destinasi dengan akses terbatas seperti Pulau Bedil atau Pantai Plengkung, biar perjalanan lebih aman dan terarah.
- Bawa perlengkapan sesuai aktivitas, seperti alat snorkeling kalau berencana ke Bangsring Underwater, atau alas kaki trekking kalau ke kawasan bukit dan hutan.
- Cek jadwal event atau festival budaya sebelum berangkat, siapa tahu kunjunganmu bisa bertepatan dengan salah satu perhelatan seni tradisional khas Banyuwangi.
Wisata di Banyuwangi membuktikan bahwa ujung timur Pulau Jawa menyimpan kekayaan alam dan budaya yang nggak kalah dari destinasi-destinasi populer lainnya di Indonesia.
Mulai dari fenomena blue fire yang langka di Kawah Ijen, hutan magis De Djawatan, savana ala Afrika di Baluran, sampai gugusan pulau jernih di Pulau Bedil, semuanya bisa kamu jelajahi dalam satu perjalanan yang benar-benar berkesan.
Jadi, kalau kamu lagi merencanakan liburan berikutnya dan pengin destinasi yang lengkap antara alam, budaya, dan spot kekinian, wisata di Banyuwangi ini layak banget masuk daftar prioritas kamu.













