Living World Grand Wisata: Setelah 3 Kali Kesal Sama Mal di Bekasi, Akhirnya Saya Temukan Ini!

Living World Grand Wisata

Saya warga Bekasi sejak 2018. Dan jujur, selama bertahun-tahun, saya selalu kecewa dengan pilihan mal di sekitar.

Mal A? Terlalu kecil, tenantnya itu-itu saja. Mal B? Parkirannya neraka, apalagi weekend. Mal C? Jauh banget, harus tembus macet Jakarta dulu. Istri saya sering protes, “Kok Bekasi nggak ada mal yang kayak di Jakarta sih? Pengen jalan-jalan yang enak tanpa harus ke ibu kota.”

Saya selalu jawab, “Sabarin aja, nanti juga ada.”

Dan akhirnya, Februari 2025, jawaban saya terbukti. Living World Grand Wisata resmi dibuka. Awalnya saya skeptis. Mal baru lagi? Bakal kayak yang lain kali.

Tapi setelah 3 kali berkunjung di waktu berbeda, saya harus akui: Mal ini bikin saya bangga jadi warga Bekasi. Ini dia ulasan jujur saya setelah tiga kali datang , plus panduan praktis yang saya kumpulkan dari pengalaman pribadi.

Apa Itu Living World Grand Wisata?

Living World Grand Wisata adalah pusat perbelanjaan yang dikembangkan oleh PT Sahabat Duta Wisata (joint venture antara Kawan Lama Group dan Sinar Mas Land). Lokasinya di Grand Wisata, Kabupaten Bekasi, dan resmi beroperasi pada 22 Februari 2025 .

Ini yang membuat saya terkesan: Luas area komersialnya lebih dari 58.000 m2 dan diklaim sebagai mal terbesar di timur Bekasi . Konsepnya: “Home Living & Eat-tertainment” , artinya selain belanja, ada banyak pilihan kuliner dan hiburan .

Saya datang pertama kali sebulan setelah grand opening. Hari Minggu, jam 1 siang. Dan saya gagal masuk. Parkiran motor sudah penuh . Saya pulang dengan rasa penasaran.

Kedua kalinya, saya datang pagi-pagi hari kerja. Baru bisa masuk. Dan saya langsung paham kenapa parkiran cepat penuh , mal ini benar-benar ramai.

Tenant-Tenant yang Bikin Saya Betah

Lantai paling bawah ini isinya surga kuliner. Saya coba beberapa:

  • Marugame Udon, udon segar yang selalu jadi favorit istri saya.
  • Pepper Lunch, steak sizzling yang selalu bikin saya lapar.
  • Kopi Kenangan, buat saya yang nggak bisa lepas dari kopi .
  • Watsons, istri saya suka belanja skincare di sini .

Yang Saya Temukan di Lantai GF

Di lantai ini saya menemukan:

  • Steak21 , tempat favorit saya kalau lagi pengen daging .
  • Kimukatsu , katsu yang renyah dan gurih .
  • Chatime , buat anak-anak atau yang suka minuman manis .

Lantai 2 & 3: Hiburan dan Bioskop

  • Cinema XXI , akhirnya ada bioskop besar di Bekasi Timur tanpa harus ke Kota Bekasi !
  • TimeZone , saya dan istri sering main arcade di sini. Serasa balik ke masa kecil.
  • Gramedia , ini yang paling mengejutkan. Saya nggak nyangka ada toko buku sebesar ini di mal kabupaten. Sebelumnya kalau mau ke Gramedia, saya harus ke Kota Bekasi. Sekarang tinggal 15 menit

Kidzoona: Pengalaman Saya dengan Anak Keponakan

Saya belum punya anak, tapi saya pernah bawa keponakan ke Kidzoona di Living World Grand Wisata. Dan ini pengalaman yang cukup berkesan.

Kidzoona adalah playground indoor yang cocok untuk anak-anak. Lokasinya ada di dalam mall, jadi adem dan setelah main bisa langsung makan .

Yang saya lihat di dalam:

  • Roller bola transparan besar , anak bisa merangkak dan berguling di dalamnya. Keponakan saya senang banget.
  • Area panjat jaring oranye , melatih motorik kasar anak. Tapi harus diawasi, ya.
  • Supermarket mainan , anak bisa pura-pura belanja, dorong trolley mini, dan jadi kasir. Ini bagus buat stimulasi imajinasi.
  • Meja kereta api kayu , buat anak yang suka main lebih tenang .

Tips dari saya:

  1. Datang pagi biar nggak terlalu ramai.
  2. Bawa kaos kaki untuk anak dan pendamping. Kalau lupa, bisa beli di lokasi tapi lebih mahal.
  3. Bawa baju ganti , anak pasti keringetan habis main .
  4. Tanya lokasi di informasi mall , Kidzoona ini di lantai tertentu, lebih gampang tanya daripada muter-muter.

ARTOTEL Living World Grand Wisata: Pengalaman Nginap

Akhirnya saya coba juga menginap di ARTOTEL Living World Grand Wisata. Hotel ini baru dibuka tahun 2025 dan langsung populer , ratingnya 9.6/10 dari 23 ulasan .

Yang saya suka:

  • Sarapannya enak banget! Saya datang ke restoran jam setengah 10, tapi menunya masih banyak dan terus di-refill .
  • Kolam renang buka sampai jam 8 malam , saya berenang malam-malam, suasanya tenang .
  • Parkir gratis , ini nilai plus banget .
  • Desain interior estetik , cocok buat yang suka foto-foto .

Yang kurang:

  • Tidak ada playground anak seperti yang ada di ARTOTEL Living World Cibubur .
  • TV tidak bisa nonton Netflix , mungkin bisa diakalin pakai Chromecast .
  • Harga: Mulai dari sekitar Rp700.000 per malam, tergantung tanggal dan tipe kamar

Akses dan Parkir: Pengalaman Jujur Saya

Lokasi: Jl. Grand Lake Boulevard, Lambangjaya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi .

Aksesnya gampang:

  1. Melalui Gerbang Tol Tambun KM 21 (ruas Tol Jakarta-Cikampek).
  2. Atau Gerbang Tol Setu Utara KM 26 (ruas Tol Cimanggis-Cibitung) .
  3. Konon, dari pusat kota Jakarta cuma butuh 15 menit , tapi saya belum coba di jam sibuk .

Parkir: Kapasitasnya besar: 1.700 mobil dan 1.500 motor, pakai sistem smart parking. Tapi saya tetap sarankan:

  1. Datang pagi kalau weekend.
  2. Parkir motor ada yang tidak berkanopi, jadi bawa jas hujan kalau musim hujan .

3 Kesalahan Saya Saat Pertama Kali ke Living World

1. Datang Weekend Siang

Saya datang Minggu jam 1 siang. Parkiran penuh. Saya gagal masuk .

Solusi: Datang pagi atau weekday. Mal ini buka jam 10.00, jadi datang jam 10-11 masih sepi .

2. Tidak Cek Lantai Tenant Sebelumnya

Mal ini cukup luas. Saya muter-muter nyari Kidzoona sambil gendong keponakan.

Solusi: Cek directory mall atau tanya petugas informasi. Lumayan untuk menghemat waktu .

3. Lupa Bawa Jaket

AC-nya dingin banget! Saya kedinginan waktu di bioskop.

Solusi: Bawa jaket tipis atau cardigan.

Tips Jitu dari Saya untuk Pengunjung Pertama

  1. Datang pagi , sebelum jam 11.00, mal ini masih nyaman. Setelah jam 12.00, mulai ramai .
  2. Manfaatkan aplikasi , cek Instagram @livingworld_grandwisata untuk info promo terbaru.
  3. Bawa anak ke Kidzoona , bawa kaos kaki dan baju ganti .
  4. Coba “The Late Shift” di ARTOTEL , program makan malam dengan menu menarik mulai Rp35.000 .
  5. Bawa power bank , banyak spot foto aesthetic yang sayang dilewatkan.

 Kesimpulan: Living World Adalah Kebanggaan Bekasi

Setelah tiga kali berkunjung, saya bisa bilang:

“Living World Grand Wisata adalah mal yang selama ini saya tunggu sebagai warga Bekasi. Bukan karena mewah, tapi karena lengkap, nyaman, dan dekat.”

Ini bukan mal yang megah kayak di Jakarta. Tapi mal ini punya segalanya, makanan, hiburan, belanja, sampai hotel . Dan yang paling penting: saya tidak perlu ke Jakarta lagi untuk menikmati semua itu.

Untuk warga Bekasi dan sekitarnya: ini adalah waktu yang tepat untuk bangga.

Sekarang giliran Anda! Sudah pernah ke Living World Grand Wisata? Share pengalaman Anda di kolom komentar! Saya penasaran juga sama tenant-tenant favorit Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *